LPM IAIN Lhokseumawe dan GKM Fakultas Syariah Lakukan Benchmarking ke Tiga UIN Terkemuka
Lhokseumawe - Dalam rangka peningkatan kualitas penjaminan mutu pendidikan tinggi, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Lhokseumawe bersama Gugus Kendali Mutu (GKM) Fakultas Syariah melaksanakan kegiatan benchmarking ke tiga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terkemuka, yaitu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan berlangsung pada 21–28 Oktober 2022.
Tim LPM IAIN Lhokseumawe yang diwakili oleh Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu Sarah Fazilla, M.Pd., dan Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu Lisa, S.Si., M.Pd., bersama perwakilan GKM Fakultas Syariah, mengikuti serangkaian agenda diskusi dan observasi praktik terbaik (best practices) pengelolaan mutu di tiga lembaga tersebut. Fokus kegiatan meliputi penerapan sistem PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan Standar Pendidikan Tinggi), penggunaan aplikasi mutu digital, serta implementasi kurikulum Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM).
Dari hasil kunjungan, peserta memperoleh berbagai wawasan penting, antara lain pengembangan sistem mutu berbasis aplikasi seperti e-SPMI di UIN Malang, MOTEKAR di UIN Bandung, dan SIQA di UIN Jakarta. Kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, seperti penguatan SPMI sesuai kriteria BAN-PT dan LAM, integrasi aplikasi penjaminan mutu, penambahan SDM pendukung LPM, serta penguatan pelaksanaan kurikulum MBKM.
Partisipasi GKM Fakultas Syariah menunjukkan komitmen bersama seluruh unit akademik di IAIN Lhokseumawe untuk memperkuat budaya mutu dan mewujudkan peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.