Kuliah Umum Prodi Ilmu Falak Hadirkan Dekan FSH UIN Raden Mas Said Surakarta

Lhokseumawe – Program Studi Ilmu Falak UIN Sultanah Nahrasiyah menggelar Kuliah Umum pada Sabtu, 13 September 2025, melalui platform Zoom. Acara ini menghadirkan Prof. Dr. Muh. Nashirudin, M.Ag., M.A., Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Mas Said Surakarta, sebagai narasumber utama.

Kuliah umum dibuka oleh Wakil Dekan I, Dr. Ja’far, M.A., dan dipandu oleh Hasna Tuddar Putri, Ketua Jurusan Ilmu Falak. Dalam sambutannya, Dr. Ja’far menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama antara Fakultas Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah dan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dalam pemaparannya, Prof. Nashirudin menguraikan bagaimana sistem kalender Hijriah terbentuk, termasuk proses historis hingga perkembangan metodologi kontemporer. Ia memaparkan hasil penelitian disertasinya tentang gagasan kalender Hijriah universal, yang berupaya menjawab problematika perbedaan awal bulan Qamariah di dunia Islam.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa analisisnya didukung oleh data dari para pakar falak internasional, seperti Muhammad Odeh dan Jamaluddin Abdurrazzaq. Menurutnya, penentuan awal bulan tidak bisa hanya mengandalkan satu variabel, melainkan membutuhkan minimal dua variabel untuk mencapai akurasi yang lebih tinggi, seperti tinggi hilal dan elongasi. Kriteria ini diyakini dapat menjadi acuan yang lebih ilmiah dan komprehensif bagi penyusunan kalender Hijriah.

Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berlangsung hangat. Mahasiswa, dosen, hingga pemerhati falak terlibat aktif dalam tanya jawab, menyoroti tantangan dan peluang penerapan kalender Hijriah universal di level internasional.

Melalui kegiatan ini, Prodi Ilmu Falak UIN Sultanah Nahrasiyah tidak hanya memperkaya wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat jejaring kerja sama dengan institusi lain dalam mengkaji isu-isu strategis keumatan.

Share this Post