GKM Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe Hadiri Benchmarking LPM ke UIN Ar-Raniry

GKM Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe Hadiri Benchmarking LPM ke UIN Ar-Raniry

Banda Aceh – Dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas lembaga pendidikan tinggi, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Lhokseumawe melaksanakan kegiatan benchmarking ke LPM UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Jumat, 25 Agustus 2023. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran LPM beserta perwakilan Gugus Kendali Mutu (GKM) dari setiap fakultas, termasuk GKM Fakultas Syariah, yang turut berpartisipasi aktif dalam diskusi dan pertukaran pengalaman.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sistem penjaminan mutu internal melalui pembelajaran langsung terhadap best practice yang diterapkan oleh LPM UIN Ar-Raniry, khususnya dalam hal tata kelola, budaya mutu, serta mekanisme evaluasi berkelanjutan.

Beberapa poin penting yang menjadi fokus utama dalam kegiatan benchmarking ini antara lain:

  1. Penyusunan Ulang Ortaker untuk Peningkatan Mutu.IAIN Lhokseumawe menilai pentingnya melakukan pembaruan struktur organisasi dan tata kerja (Ortaker) guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas tata kelola akademik.
  2. Pendekatan yang Mengedepankan Peran Kajur.Penguatan peran Ketua Jurusan (Kajur) dalam proses audit mutu diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif antara auditor dan auditee.
  3. Memperkuat Peran LPM dalam Penjaminan Budaya Mutu.IAIN Lhokseumawe berkomitmen mengadopsi praktik terbaik LPM UIN Ar-Raniry untuk membangun budaya akademik yang unggul dan berkelanjutan.
  4. Penguatan Peran Gugus Kendali Mutu (GKM).Keikutsertaan GKM Fakultas Syariah dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata peran strategis GKM sebagai penanggung jawab mutu di tingkat fakultas. Dalam kesempatan tersebut, LPM menegaskan pentingnya sinergi antara LPM dan GKM agar pelaksanaan sistem penjaminan mutu dapat berjalan optimal. Selain itu, penguatan posisi auditor di bawah koordinasi LPM diharapkan meningkatkan independensi dan integritas proses audit.
  5. Penerapan Mekanisme PPEPP untuk Tindak Lanjut dan Perbaikan.IAIN Lhokseumawe berencana mengoptimalkan mekanisme PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Penyempurnaan) yang melibatkan unsur pimpinan, seperti Rektor, Dekan/Kaprodi, LPM, dan auditor, guna memastikan perbaikan berkelanjutan atas setiap temuan audit.

Melalui kegiatan ini, Dr. Zulfikar Ali Buto, M.A., selaku Ketua LPM IAIN Lhokseumawe, menyampaikan harapannya agar hasil benchmarking tersebut dapat segera diimplementasikan dalam sistem penjaminan mutu di lingkungan IAIN Lhokseumawe. Ia juga memberikan apresiasi atas partisipasi aktif GKM fakultas, khususnya GKM Fakultas Syariah, yang menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik di tingkat fakultas.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, IAIN Lhokseumawe semakin mantap melangkah menuju tata kelola dan budaya mutu yang lebih kokoh, adaptif, dan berdaya saing tinggi.[]

 

Share this Post