Fakultas Syariah UIN SUNA Sukses Hadirkan Pakar Astronomi Islam di Asia Tenggara

Lhokseumawe - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe bekerja sama dengan Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU dan Lembaga Hisab dan Rukyah (LHR) Pengurus Besar Al Washliyah sukses menyelenggarakan International Seminar on Islamic Astronomy in Southeast Asia bertema Current Trends, Opportunities, and Challenges pada Rabu, 24 Juni 2026. Seminar yang digelar secara hibrida ini menghadirkan akademisi, peneliti, dan praktisi astronomi Islam dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam sebagai wadah memperkuat kolaborasi keilmuan di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB dengan rangkaian pembukaan, sambutan dekan, sesi seminar, hingga presentasi paralel. Kegiatan ini diprakarsai oleh Fakultas Syariah dengan Program Studi Ilmu Falak sebagai panitia pelaksana.

Seminar menghadirkan narasumber utama, yaitu Prof. Madya Dr. Ibnor Azli Ibrahim dari Universiti Islam Sultan Sharif Ali (Brunei Darussalam), Mohd. Jumat bin Abdul Razak dari Pejabat Mufti Negeri Sabah (Malaysia), Prof. Dr. Abd. Rahman Dahlan, M.A. dari MUI Pusat, Dr. Asro, S.H., M.Ag. dari LHR Al Washliyah, Muh. Ma’rufin Sudibyo dari Lembaga Falakiyah PBNU, Dr. Arwin Juli Rakhmadi, M.A. dari OIF UMSU, serta Dr. Ismail, M.A. dari UIN SUNA Lhokseumawe. Berbagai materi membahas perkembangan ilmu falak, hisab-rukyat, kalender Hijriah, hingga tantangan astronomi Islam di era digital.

Pada sesi paralel, puluhan peneliti mempresentasikan hasil riset mengenai observatorium astrofiqih, astrofotografi, arah kiblat, kalender Islam, polusi cahaya, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam astronomi Islam. Kehadiran peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Brunei menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap pengembangan astronomi Islam sebagai disiplin ilmu yang mengintegrasikan sains, syariah, dan teknologi.

Dekan Fakultas Syariah UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Ja'far, M.A. menyampaikan bahwa penyelenggaraan seminar internasional ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat budaya akademik sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional. 

Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Falak UIN SUNA Lhokseumawe, Hasna Tuddar Putri, M.S.I., menegaskan bahwa seminar ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan Program Studi Ilmu Falak kepada komunitas akademik internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi riset, publikasi ilmiah, serta pertukaran dosen dan mahasiswa. 

Seminar ini diharapkan menjadi momentum lahirnya jejaring riset internasional yang mampu mendorong inovasi dan memperkuat kontribusi Asia Tenggara dalam pengembangan astronomi Islam di tingkat global.[]

Share this Post