Dosen Fakultas Syariah UIN SUNA Latih Mahasiswa Diaspora Indonesia di Yaman dan Mesir
Lhokseumawe – Fakultas Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kapasitas akademik mahasiswa melalui kegiatan International Community Service yang diselenggarakan pada 11 November 2025. Program ini mengusung tema “Enhancing Digital-Based Academic Writing Competence in Islamic and Sharia Studies for Muslim Diaspora Students in Yemen and Egypt.” Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dan berkelanjutan, dan diikuti puluhan mahasiswa diaspora Indonesia di Timur Tengah.
Kegiatan internasional ini bertujuan membekali mahasiswa Muslim diaspora yang sedang menempuh pendidikan di Yaman dan Mesir dengan keterampilan menulis dan mempublikasikan artikel ilmiah berbasis digital. Pelatihan ini dinilai penting mengingat meningkatnya tuntutan publikasi ilmiah sebagai ukuran kontribusi akademik dalam pengembangan ilmu, khususnya bidang studi keislaman dan syariah di luar negeri.
Dekan Fakultas Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah, Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata fakultas dalam memperluas kemanfaatan ilmu di tingkat global. “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa diaspora Indonesia, khususnya di Yaman dan Mesir, mendapat bekal akademik yang relevan dengan tuntutan era digital. Kemampuan menulis dan mempublikasikan artikel ilmiah adalah keterampilan strategis untuk memperkuat kontribusi keilmuan mereka di dunia internasional,” ungkapnya.
Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif antara Fakultas Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dengan Pengurus Perwakilan Luar Negeri (PPLN) Al Washliyah Yaman, PPLN Al Washliyah Mesir, Lembaga Kajian Strategis Al Washliyah (LKSA) Pengurus Besar Al Washliyah, serta Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA). Kolaborasi ini memperluas jangkauan layanan akademik fakultas, sekaligus mempererat hubungan dengan komunitas diaspora Indonesia di Timur Tengah.
Para trainer dalam kegiatan ini merupakan dosen Fakultas Syariah yang menyampaikan materi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Pertama, Hasna Tuddar Putri membawakan materi “Penulisan dan Publikasi Artikel Bidang Manuskrip Ilmu Falak” yang menekankan pentingnya dokumentasi ilmiah atas naskah klasik astronomi Islam. Selanjutnya, Ramadan Razali memberikan materi “Penulisan dan Publikasi Artikel Bidang Hukum Ekonomi Syariah,” dengan fokus pada metodologi penulisan isu hukum ekonomi kontemporer. Taufiqul Hadi menguraikan strategi penulisan artikel bidang politik Islam. Ia menekankan pentingnya analisis kontekstual terhadap dinamika politik dunia Muslim. Nur Sari Dewi, M. menyampaikan materi penulisan artikel bidang hukum, mencakup teknik menemukan isu hukum aktual serta penguatan argumentasi dalam publikasi ilmiah.
Di bidang tafsir, Muhammad Syahrial Razali Ibrahim membahas “Penulisan dan Publikasi Artikel Bidang Tafsir” yang mendorong mahasiswa memahami pendekatan kontemporer dalam kajian Al-Qur’an. Untuk penguatan kajian filsafat Islam, Dr. Ja’far menjelaskan strategi penulisan artikel yang efektif dalam membahas pemikiran filosof Muslim serta relevansinya dengan isu modern. Selain itu, Awis Hardjito menyajikan materi “Penulisan dan Publikasi Artikel Bidang Akuntansi Islam” yang memaparkan tren dan metodologi penulisan ilmiah pada studi akuntansi berbasis prinsip syariah.
Melalui pelatihan yang komprehensif ini, para mahasiswa diaspora diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam menulis, meneliti, serta mempublikasikan karya ilmiahnya pada jurnal nasional maupun internasional. Kegiatan ini juga menjadi wujud peran aktif Fakultas Syariah dalam mendukung internasionalisasi akademik, memperluas jejaring, dan memperteguh kontribusi keilmuan bagi komunitas Muslim global, khususnya bagi mahasiswa Indonesia yang berada di Yaman dan Mesir.